Template Simpel atau Gaya Majalah: Kalian Pilih yang Mana?

6/14/2016
Template Simpel atau Gaya Majalah.png
Template jenis apa pilihan kalian? Template simpel atau yang gaya majalah? Memilih template memang terkadang membingungkan. Lumayan banyak ini-itunya dan hal lain yang harus dipertimbangkan sebelum menjatuhkan pilihan, atau mungkin karena saking banyaknya template yang beredar di pasaran membuat kita jadi tipe yang pemilih?

Tapi memang harus dimaklumi, sifat atau menjadi pribadi yang selektif itu juga penting dan siapapun akan melakukan hal serupa yaitu menentukan pilihan terhadap sesuatu yang dianggapnya sebagai alternatif terbaik.

Seorang blogger misalnya, sebelum memutuskan menjadi blogger entah hanya untuk mengisi waktu senggang atau fulltime blogger, tentu sedikit tidaknya terlintas dalam benaknya tujuan, artikel apa yang akan ditulis, siapa target pasarnya dan template jenis apa yang kiranya cocok digunakan.

Berhubung tajuk kali ini mengulas tentang jenis-jenis template, bagi yang masih bingung memilih template untuk blognya, ulasan berikut mungkin bisa sedikit membantu kalian menentukan pilihan.

Apa itu template? Secara umum didefinisikan sebagai suatu bentuk, struktur pembentuk atau pola yang digunakan sebagai media atau panduan dalam membentuk atau membuat sesuatu misalnya saja untuk membuat blog ataupun website beserta laman-lamannya.

Dari tampilannya, template blog yang umumnya dan sering kita jumpai di dunia online kurang lebih ada dua jenis yaitu template simpel dan yang gaya majalah.

1. Template yang tampilannya simpel

Namanya juga template simpel tampilannya juga tentu sederhana, postingannya diurutkan dari yang paling anyar atau terupdate, tidak terlalu banyak menampilkan daftar posting di berandanya dan biasanya loadingnya cepat karena tidak banyak memakai coding untuk mengatur tampilan.

Karena loadingnya yang cepat membuat template jenis ini disenangi Google dengan alasan dapat membantu pengguna menghemat waktu dan juga kuota internetnya. Itulah kenapa mereka menyarankan selain responsive, loading blog atau website juga musti cepat, "Let's make your website faster" katanya.

Sebagai bahan pertimbangan, template yang dipakai Google juga tipe yang simpel malah sangat simpel namun responsive dan very fast loading pastinya. Berikut daftar infonya dari Page Speed Test:
  • Load speed versi mobilenya 100/100
  • Load speed versi desktopnya 95/100
  • Pengalaman penggunanya 97/100
  • 5 aturan lulus versi mobilenya
  • 9 aturan lulus versi desktop
Wauw kan? Kalau masih ragu apa benar seperti itu, silakan cek sendiri supaya lebih merasa yakin kalau informasi data tersebut benar adanya tanpa rekayasa atau tipu-tipu.

Padahal kalau dipikir-pikir, mereka adalah pemilik mesin telusur raksasa dunia ciber dan punya banyak tim ahli. Bisa saja mereka mendesain template terindah sedunia. Tapi tidak, mereka tidak melakukannya. Mereka lebih fokus pada kecepatan, fungsi dan kinerja situs sebab kepuasan, keamanan dan kenyamanan pengguna adalah prioritas mereka.

Walau tampilannya tidak sementereng template gaya majalah, jangan dianggap atau dipandang sebelah mata. Kalau diisi dengan content yang high quality, seonya dioptimalkan ditambah lagi loadingnya yang cepat, bisa jadi blog nantinya ramai visitors atau bahkan bisa memberi penghasilan tambahan.

2. Template bergaya majalah

Kebalikan dari yang simpel, template gaya majalah mengusung desain yang powerfull dan elegan. Masalah tampilannya tidak diragukan lagi, pastinya indah dan enak dipandang mata. Di sinilah letak perbedaannya dari segi tampilan.

Namun desain yang powerfull juga memerlukan banyak coding di dalamnya misalkan membuat mega drop-down menu apalagi complex mega drop-down menu, slide carousel, ukuran gambar yang high resolution tanpa diperkecil, belum lagi jumlah artikel di home page melebihi standar yang disarankan Google dengan beraneka label.

Kalau ada yang bertanya, "Apa ada template gaya majalah yang tampilan desainnya powerfull, elegan, responsive dan loadingnya super duper cepat?"

Template yang seperti itu sangat jarang ditemukan dan memang demikian adanya. Setiap template memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Lalu pilih yang mana?

Jika lebih mengutamakan kecepatan dan kualitas content maka jenis yang simpel bisa dijadikan solusi terbaik, tapi kalau lebih cenderung memilih desain dengan tampilan yang elegan namun tetap menjaga kualitas artikel maka pilihan terbaiknya adalah template yang gaya majalah.

Terlepas dari jenis tampilannya, kedua template yang sudah dijelaskan tadi dibagi lagi dalam beberapa versi:
  • Original premium version
  • Pirating premium version
  • Personal version
  • Original free version
  • Free and pirating version
Dari empat versi tersebut tentu tidak semua orang akan memilih pilihan yang sama, semua tergantung pada tingkat kepuasan, kesukaan dan juga keuangan. Ada yang punya banyak uang tapi sudah merasa puas mendownload versi gratisnya, it's ok sama sekali no problem.

Itulah yang saya maksud tingkat kepuasan setiap orang berbeda-beda dan ada juga yang mempertimbangkan kalau masih ada kebutuhan lain yang harus didahulukan, wauw benar-benar dewasa dan lain sebagainya

Ada lagi yang memang suka memakai versi gratisannya, mungkin karena sudah menguasai coding dan bisa memperbaiki error yang tidak menutup kemungkinan ada lalu meredesainnya lagi sesuai keinginan atau alasan lainnya.

Intinya sama sekali tidak ada paksaan harus memakai versi premiumnya. Cuma kalau boleh saran, jangan menggunakan yang bajakan karena itu sama halnya dengan tidak menghargai diri sendiri. Harus lebih jeli dan teliti kalaupun ingin membeli versi premiumnya, jangan sampai yang dibeli malahan pirating versionnya. Begitu juga dengan yang gratisan, sudah gratis bajakan pula. Bagaimana orang lain bisa menghargai kreativitas kita nantinya kalau kita saja tidak menghargai diri sendiri.

Kesimpulan

Apapun pilihan template dan versinya, content tetap musti berkualitas. Karena semenarik dan sebagus apapun template yang dipakai, tanpa diimbangi tulisan atau artikel berkualitas di dalamnya, itu ibarat lumpur dalam istana emas. Pikirkan sebaliknya, emas yang tertimbun lumpur dengan dalam sekalipun tetap akan dicari.

Jadi, yang mana pilihan kalian? Template simpel atau yang gaya majalah? Dan versi yang mana?

Apa artikel ini membantu? Suarakan opinimu di sesi komentar ya..:) 

Ramah, suka menjalin persahabatan dengan siapa saja, rajin, ulet dan cerdas memperhitungkan segala sesuatunya sesuai kondisi.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

12 komentar

Write komentar
Dwi Sugiarto
AUTHOR
14 Juni 2016 12.06 delete

Kalau saya tergantung tujuannya kalau untuk adsense saya pilih yang simple bair pengunjung hanya fokus ke artikel dan iklannya tapi kalau buat branding atau affiliasi saya pilih yang desainnya menawan walaupun loading jadi taruhannya

Reply
avatar
Lin Vidia
AUTHOR
14 Juni 2016 12.38 delete

Great! Saya setuju, pilihan template musti disesuaikan dengan tujuan pemakaiannya. Kalau saya perhatikan mas Dwi milih template simpel, jadi tujuannya jelas ya:)

Reply
avatar
Diar Nurhakim
AUTHOR
20 Juni 2016 21.46 delete

Pilih yang simple mbak, tapi yang cocok untuk blog personal, soalnya blog saya masuknya blog personal bukan blog majalah hehehehehe..

Simple dan gaya pokoknya kalo bisa hehehehehehehe :D

Reply
avatar
Lin Vidia
AUTHOR
20 Juni 2016 22.12 delete

Template simpel tapi gaya? kayaknya selera kita rada-rada miripnih. Anyway, thanks ya visitasinya:)

Reply
avatar
Maman Achman
AUTHOR
22 Juni 2016 17.20 delete

Kalau saya lebih memilih template simpel agar loadingnya cepat, saya juga tidak memasang banyak widget, cukup yang penting-penting saja :)

Reply
avatar
Lin Vidia
AUTHOR
22 Juni 2016 19.43 delete

Fast loading, setuju mah saya sama kang Maman, template simpel kalo masalah loading memang juaranya. Saya juga masang widget seperlunya kang makanya bagian footer template saya masih ada yang kosong. Thanks ya sudah berkunjung:)

Reply
avatar
Mang Lembu
AUTHOR
23 Juni 2016 06.14 delete

saya pilih kedua-duanya, tapi dipasangnya di blog yang berbeda dong ah...ya hiyah dong yah...masa di pasang di blog yang sama, coba?

Reply
avatar
Lin Vidia
AUTHOR
23 Juni 2016 08.31 delete

Bukannya memang musti begitu Mang? belum pernah nemu saya satu blog pake dua template. Kalaupun ada, "apa kata dunia"?

Reply
avatar
Mishba 7
AUTHOR
23 Juni 2016 12.02 delete

Saya pilih nomor 1 tapi ditambah sedikit elegan aja mbak biar rada keren hehe..

#Salam kenal :)

Reply
avatar
Lin Vidia
AUTHOR
23 Juni 2016 16.07 delete

Temlate simpel yang elegan ya, semoga desainer template pada baca ya.. soalnya saya juga suka yang seperti itu. Salam kenal kembali:)

Reply
avatar
21 Juli 2016 15.05 delete

Templateku tergolong bajakan, ambil kode sana sini.
blog adalah gratisan, sehingga hostingnya pun gratisan juga. Yang namanya gratisan pasti ada batas maksimalnya. Dan aku memilih yang simple walaupun inginnya seperti gaya majalah.

Reply
avatar
Lin Vidia
AUTHOR
21 Juli 2016 15.56 delete

Template simpel saya percaya, tapi kalau hostingannya gratisan? itu [dot]com lho kang besar kemungkinan berbayar.

Reply
avatar